Tuesday, June 5, 2012

cara pembuatan gula merah


GULA merupakan sembilan bahan pokok kebutuhan rumah tangga yang tak pernah lepas dari sorotan masyarakat. Tak kalah heboh dari kelangkaan minyak goreng, kelangkaan gula di pasaran juga kerap bikin pejabat negara pusing tujuh keliling untuk memutuskan apakah sudah waktunya membuka keran impor atau tidak.

Butiran manis itu memang sudah lekat dalam keseharian kita. Pagi hari, kita biasa menyeruput segelas teh atau kopi yang diseduh dengan gula. Saat makan siang, lauk atau sayur yang kita santap juga biasanya dibubuhi gula sebagai penyedap. Hingga malam hari, jika lembur, kita akan kembali menyeruput seduhan kopi dan gula. Apa jadinya kalau sehari saja kita tak bisa mengkonsumsi gula?. Cuma, sadarkah Anda kalau gula bukan sebatas pemanis di mulut saja? Gula memiliki banyak manfaat bagi tubuh.Tapi, jika konsumsinya berlebihan, dia akan berbalik jadi sumber penyakit.
Biarpun ada banyak jenis gula, seperti gula pasir, gula merah, atau gula jagung, kandungan gizinya tetap serupa. Bila sudah dicerna tubuh, semua ragam gula itu akan berubah jadi glukosa dan fruktosa. “Meskipun bentuk dan warnanya berbeda-beda, tapi kandungannya tetap sama.”
Gula Merah
Gula merah adalah gula yang dihasilkan dari penguapan nira pohon kelapa. Gula merah atau dalam perdagangan disebut gula jawa atau gula nira, biasanya dijual dalam bentuk setengah mangkok atau setengah elip. Bentuk demikian ini dihasilkan dari cetakan yang digunakan berupa setengah tempurung kelapa, kecuali itu, adapula yang menggunakan cetakan bambu, sehingga bentuknya bulat silindris.
Gula merah masih banyak digunakan khususnya masyarakat jawa sebagai bumbu masak karena memiliki aroma dan rasa yang khas karamel palma. Disamping itu, gula merah juga digunakan untuk pemanis minuman, bahan pembuat kecap, bahan pembuat dodol, dan pembuat kue serta bahan penambah cita rasa pada makanan. Selain gula merah dalam setengah tempurung kelapa dan bulat silindris.
Manfaat Untuk Kesehatan
Banyak orang tidak mengetahui bahwa gula jawa atau juga disebut sebagai gula merah, memiliki banyak manfaat kesehatan dibandingkan gula tebu/putih. Selain memberikan rasa manis (tapi rendah kalori), di bawah ini kita bisa mengetahui perbedaan gula putih dan gula merah.
Pembuatan Gula Merah
Istilah gula merah biasanya diasosiasikan dengan segala jenis gula yang dibuat dari nira yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon dari keluarga palma, seperti kelapa, aren, dan siwalan. Secara umum cara pengambilan cairan ini sebagai berikut :
  1. Bunga mayang yang belum diikat kuat (kadang – kadang dipres dengan 2 batang kayu) pada bagian pangkalnya sehingga proses pemekaran bunga menjadi terhambat. Sari makanan yang seharusnya dipakai untuk pemekaran bunga menumpuk menjadi cairan gula. Mayang membengkak.
  2. Setelah proses pembengkakan berhenti, batang mayang diiris – iris untuk mengeluarkan cairan gula secara bertahap. Cairan biasanya ditampung dengan “timba” yang terbuat dari daun pohon palma tersebut.
  3. Cairan yang ditampung diambil secara bertahap, biasanya 2 – 3 kali. Cairan ini kemudian dipanaskan dengan api sampai kental. Setelah benar – benar kental, cairan dituangkan ke mangkok – mangkok yang terbuat dari daun palma dan siap dipasarkan. Gula merah sebagian besar dipakai sebagai bahan baku kecap manis..

Cara Menyimpan Gula Merah

  • Agar gula terhindar dari semut, masukkan cengkih ke dalam wadah penyimpanannya.
  • Gula merah tidak akan menjadi keras apabila di wadah penyimpanannya ditaruh potongan apel. Jika terlanjur mengeras, ambil sepotong apel, masukkan ke wadahnya, kemudian tutup rapat – rapat. Biarkan beberapa jam, gula akan menjadi lembut kembali. Atau, masukkan saja kedalam sebuah kantong plastik tertutup. Taruh satu potongan apel segar di dalamnya dan simpan di tempat yang sejuk. Cara lain untuk melembutkan kembali, masukkan ke dalam microwave selama beberapa detik. Atau, gunakan dengan cara memarutnya memakai parutan keju.
  • Gula merah bakal tahan lama dan tidak menjadi keras, jika disimpan di freezer dengan membungkusnya dengan kantong plastik (2 kali pembungkus). Jika akan dipakai, keluarkan 15 menit sebelumnya, lalu sisanya simpan ke dalam freezer. ery/dbs

No comments:

Post a Comment